Liburan Natal dan Tahun Baru dengan Mobil Listrik, Ini yang Perlu Disiapkan agar Perjalanan Nyaman
Liburan akhir tahun identik dengan perjalanan jauh bersama keluarga. Kini, semakin banyak masyarakat memilih mobil listrik karena dinilai lebih efisien dan ramah lingkungan. Namun, agar perjalanan tetap aman dan menyenangkan, ada sejumlah hal yang perlu disiapkan sebelum berangkat.
Pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu, mengatakan bahwa perencanaan rute dan manajemen daya baterai menjadi kunci utama dalam perjalanan jarak jauh menggunakan kendaraan listrik.
âPengemudi harus tahu titik-titik lokasi charging station di sepanjang rute perjalanan. Saat ini infrastruktur pengisian sudah cukup banyak, tapi belum semasif SPBU,â ujarnya.
Menurut data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), hingga Oktober 2025 terdapat lebih dari 1.200 public charging station di seluruh Indonesia, terutama di jalur tol Trans Jawa serta beberapa kota besar di Pulau Sumatra dan Bali.
Direktur Konservasi Energi Kementerian ESDM, Gigih Udi Atmo, menegaskan bahwa pemerintah terus memperluas infrastruktur pengisian daya untuk mendukung adopsi kendaraan listrik di Indonesia.
âKami menargetkan pembangunan SPKLU di setiap 200 kilometer jalur tol utama dan menambah jumlah unit di rest area agar perjalanan jarak jauh makin nyaman,â kata Gigih.
Sebelum berangkat, pengemudi disarankan merencanakan rute dengan matang serta memastikan baterai dalam kondisi penuh. Pemeriksaan kondisi kendaraan juga penting dilakukan, termasuk tekanan ban, sistem pendingin baterai, serta perangkat kelistrikan. Beban muatan sebaiknya tidak berlebihan karena dapat mempercepat penurunan daya baterai. Sebagai langkah antisipasi, pengemudi juga bisa membawa charger portabel untuk kondisi darurat apabila titik pengisian penuh atau jauh dari lokasi.
VP Komunikasi Korporat PT PLN (Persero), Ari Gunawan, menyampaikan bahwa PLN telah memperluas infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) untuk mendukung peningkatan mobilitas masyarakat selama liburan akhir tahun.
âKami memastikan SPKLU di jalur utama seperti tol Trans Jawa, Bali, hingga Sumatra beroperasi penuh selama libur Natal dan Tahun Baru. PLN juga menyiapkan tim siaga dan layanan darurat bagi pengguna mobil listrik,â kata Ari.
Aplikasi PLN Mobile kini sudah menyediakan peta lokasi SPKLU lengkap dengan status ketersediaan pengisian, sehingga pengguna dapat merencanakan perjalanan dengan lebih nyaman dan efisien.
Yannes menambahkan bahwa gaya berkendara turut memengaruhi efisiensi energi.
âHindari akselerasi mendadak dan manfaatkan fitur regenerative braking untuk menghemat energi,â katanya.
Selain ramah lingkungan, perjalanan dengan mobil listrik juga terbukti lebih hemat. Dengan tarif listrik rata-rata sekitar Rp2.500 per kWh, biaya perjalanan bisa jauh lebih murah dibandingkan mobil konvensional berbahan bakar bensin.
Dengan dukungan infrastruktur yang terus diperluas, kesiapan operator energi, dan kesadaran masyarakat akan gaya hidup hijau, liburan akhir tahun menggunakan kendaraan listrik bisa menjadi pengalaman yang tidak hanya nyaman dan efisien, tetapi juga berkelanjutan bagi masa depan transportasi Indonesia.





